Kota Probolinggo, Jawa Timur | Indonesia

Dispopar Adakan Rakor Pengembangan Pariwisata


Situbondo – Kota Probolinggo sedang berupaya untuk menggairahkan kembali sektor pariwisata yang lesu akibat pandemi. Selama ini, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) sudah berupaya untuk meningkatkan perekonomian dan menggeliatkan kembali sektor pariwisata. Hal tersebut terlihat dari Dispopar yang mengadakan Roadshow Kesenian Lokal di hotel-hotel dan tempat tujuan wisata. Selain itu, Dispopar juga menguatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkecimpung di sektor pariwisata baik pengelola usaha jasa pariwisata (UJP) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis)dengan membekali mereka pengetahuan mengelola pariwisata di era pandemi.
Selain itu, Dispopar berusaha untuk mendapatkan dukungan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Hal tersebut ditekankan saat rapat koordinasi pengembangan pariwisata yang dilakukan Rabu-Kamis (9-10/06) di Hotel Utama Raya, Kabupaten Situbondo. “Hal ini juga sesuai dengan Instruksi Wali Kota Probolinggo tentang Optimalisasi dukungan OPD untuk pengembangan pariwisata, yang diedarkan awal tahun lalu,” kata kepala Dispopar, Budi Krisyanto. Dia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk memantapkan program prioritas untuk meningkatkan perekonomian sesuai protokol kesehatan.
Hal tersebut juga ditekankan oleh Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin. Dia mengatakan bahwa seluruh OPD berkaitan dalam mengembangkan pariwisata. “Kalau kita bisa memahami, bagaimana Diskominfo memberikan publikasi dan informasi tentang Daya Tarik Wisata (DTW) yang aman dan nyaman bagi masyarakat, Dishub menyediakan rambu-rambu penunjuk jalan, Satpol PP bagaimana memberikan keamanan dan kenyamanan pengunjung DTW,” katanya.

Dia juga mengharapkan agar Dispopar selalu berinovasi dalam mengembangkan pariwisata dan meningkatkan kembali perekonomian di sektor pariwisata. “Jangan hanya melakukan rutinitas, bila tidak ada terobosan baru, maka akan sulit untuk kembali ke situasi normal seperti sedia kala,” lanjutnya. Dia juga sangat mengapresiasi langkah Dispopar yang berkolaborasi dengan para pelaku seni dan menampilkan kesenian lokal di hotel-hotel dan tempat tujuan wisata di Kota Probolinggo.
Untuk memperlihatkan kesungguhan OPD dalam mendukung pariwisata, pada kesempatan ini dilakukan penandatanganan komitmen oleh seluruh OPD dan muncul beberapa ide menarik dari beberapa OPD, diantaranya Dispopar dengan ide “Dewi Nanik” (Destinasi wisata dengan Pelayanan Publik) dan Dinas Perpustakaan dan Arsip berencana mengadakan wisata sejarah. Selain itu, OPD lain pun mendukung pariwisata seperti Dinas PU dan Perkim yang telah merencanakan untuk melakukan pelebaran jalan menuju Pantai Permata, serta DLH akan mempercantik taman-taman di Kota Probolinggo. (antz/dispopar)

 

Dispopar Hold Coordination Meeting of Tourism Development

Situbondo – Probolinggo City is trying to revive slumped tourism sector due to the pandemic. So far, Youth, Sports and Tourism Agency (Dispopar) has been trying to boost the economy and to revive the tourism sector. This can be seen from by holding Local Art Roadshows in hotels and tourist destinations. In addition, Dispopar also strengthens human resources (HR) of tourism sector, both tourism business (Usaha Jasa Pariwisata/UJP) and Tourism Awareness Groups (Pokdarwis) by giving them more knowledge of managing tourism in the pandemic era.

In addition, Dispopar tries to get support from all Regional Working Units (OPD) of Probolinggo City Government. This was emphasized during a coordination meeting of tourism development held Wednesday-Thursday (9-10/06) at the Utama Raya Hotel, Situbondo Regency. “This is also in accordance with the Probolinggo Mayor’s Instruction on Optimizing OPD support for tourism development, which was circulated early last year,” said the head of Dispopar, Budi Krisyanto. He also explained that this activity was to strengthen priority programs to improve the economy condition according to health protocols.

This was also emphasized by Probolinggo Mayor, Habib Hadi Zainal Abidin. He said that all working units should be involved in developing tourism sector. “If we understand, Diskominfo will give publications and information on how safe and comfortable Tourist Attractions (DTW) are, Transportation agency provides road signs, and Satpol PP (governmental police) will provide security and comfort for visitors,” he said.

He also hoped that Dispopar will always have an innovation in developing tourism and improving the economy of tourism sector. “Don’t just do routines activities, if there are no new breakthroughs, it will be difficult going to normal situations as before,” he continued. He also greatly appreciated the program of Dispopar in collaborating and performing local arts in hotels and tourist destinations in Probolinggo City.

On this occasion, to show the seriousness of working units in supporting tourism, a commitment was signed by all the head of working units and some interesting ideas came up from several working units, such as Dispopar has an idea of ​​”Dewi Nanik” (Destinasi Wisata dengan Pelayanan Publik/ public services in tourist destinations), and the Library and Archives Agency has a plan to hold a historical tour. In addition, other working units also support tourism, such as the Public Works and Settlement Agency, which have planned to widen the road to Permata Beach, and DLH will adorn the parks of Probolinggo City. (unofficial translation)