Kota Probolinggo, Jawa Timur | Indonesia

Dispopar Adakan Rakor Updating Database Pariwisata

Kanigaran – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo selalu berupaya untuk merealisasikan rencana kerja yang telah disusun pada awal tahun. Hal tersebut juga menjadi dasar dalam melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka memutakhirkan database kepariwisataan pada Kamis (01/07) di Aula Dispopar Kota Probolinggo.
Dipimpin oleh Kepala Dispopar, Budi Krisyanto, rapat ini dihadiri oleh kepala seksi Pemerintahan di kelurahan dan kecamatan se-Kota Probolinggo. “Rapat ini juga sebagai bentuk dukungan OPD untuk pengembangan pariwisata sesuai instruksi wali Kota Probolinggo Nomor 3 tahun 2020, dan juga tindak lanjut dari rapat koordinasi yang dilaksanakan di Hotel Utama Raya Situbondo bulan lalu,” kata Budi Kris, biasa dia dipanggil.
Dia juga menjelaskan bahwa ini merupakan data yang harus dimutakhirkan per-tahun. “Seperti kita ketahui, bahwa setiap pembangunan atau pengembangan membutuhkan data yang konkrit untuk mendukung pembangunan tersebut, maka kami (Dispopar) membutuhkan bantuan dan dukungan dari kelurahan dan kecamatan untuk menghimpun data terbaru yang berhubungan dengan pariwisata,” katanya.
Dalam kesempatan ini, kepala Dispopar juga menjelaskan bahwa ada tiga belas unsur Usaha Jasa Pariwisata (UJP) yang harus dimutakhirkan, diantaranya jasa transportasi wisata, wisata tirta, jasa makanan dan minuman, penyediaan akomodasi, penyelenggaraan kegiatan hiburan dan rekreasi, dan lain sebagainya. “Bila ada yang kurang mengerti, jangan sungkan untuk bertanya, kami siap membantu,” kata kepala Dispopar.
Kepala Seksi Pendataan dan Informasi, Umi Salma berharap agar data yang akurat sudah dapat terkumpul pada tanggal 26 Juli 2021. “Karena kami menjadwalkan buku database pariwisata dapat tercetak pada bulan September,” katanya. Untuk pemutakhiran kali ini, dia menjelaskan bahwa pihak kelurahan dan kecamatan hanya mengkoreksi UJP yang masih atau sudah tidak beroperasi. “Pihak kelurahan dan kecamatan tinggal mengkoreksi data yang sudah ada, atau bila ada UJP yang baru beroperasi, mohon datanya ditambahkan,” katanya. (antz/dispopar)

Dispopar Holds Meeting for Updated Tourism Database
Kanigaran – Youth, Sports and Tourism Agency (Dispopar) of Probolinggo City always tries to realize the work plan that has been prepared at the beginning of the year. It is also the basis for holding a coordination meeting in order to update the tourism database on Thursday (01/07) at the Dispopar Hall of Probolinggo City.
Led by the Head of Dispopar, Budi Krisyanto, this meeting was attended by the heads of the Government sections in districts and sub-districts throughout Probolinggo City. “This meeting is also a form of working units support for tourism development according to the instructions of the mayor of Probolinggo City Number 3 of 2020, and also a real action of coordination meeting held at the Utama Raya Hotel Situbondo last month,” said Budi Kris, what he called.
He also explained that this data must be updated annually. “As we know, that every development requires concrete data to support it, so we (Dispopar) need an assistance and support districts and sub-districts authorities to collect the latest tourism data,” he said.
On this occasion, the head of Dispopar also explained that there are thirteen elements of the Tourism Service Business (UJP) that must be updated, including tourist transportation, water tourism, food and beverage, accommodation, organizing entertainment and recreational activities, and so on. “If you don’t understand, don’t hesitate to ask, we are ready to help,” said the head of Dispopar.
Head of the Data Collection and Information Section, Umi Salma hopes an accurate data should be collected on July 26, 2021. “Because the tourism database book has to be printed in September,” she said. For this update, she explained that the district and sub-district authorities only corrected UJP whether it is still operated or not. “The districts and sub-district authorities just need to correct the existing data, or please add the data if there is a new one,” she said.(unofficial translation)