
Mayangan – Pertama kalinya, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) menggelar kesenian yang bertajuk “Mangrove Jazz Pantai” pada Sabtu (11/12) di Pantai Permata Pilang. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Dispopar untuk kembali menghidupkan sektor pariwisata yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.
Hal tersebut diungkap oleh Kepala Dispopar, Budi Krisyanto. “Ini merupakan salah satu upaya untuk mempromosikan Pantai Permata Pilang sebagai salah satu destinasi wisata di Kota Probolinggo, sekaligus upaya untuk menumbuhkembangkan Pantai Permata,” katanya. Dia menjelaskan bahwa pihak Pemerintah Kota Probolinggo telah mengajukan permohonan izin kepada pemerintah provinsi Jawa Timur untuk mengelola dan mengembangkan kawasan Pantai Permata dan telah direspon dengan baik.
Wali kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin juga mengatakan bahwa Pantai Permata akan dikelola oleh Pemkot. “Banyak hal yang telah direncanakan untuk pengembangan kawasan wisata di Pantai Permata, untuk jangka pendek kita akan memperlebar akses masuk ke Pantai Permata,” katanya. Dia juga mengatakan beberapa hal yang telah dilakukan, mulai dari kemah bersama media, kegiatan “Teracak Gir Siring” dalam rangka Hari Jadi Kota Probolinggo ke-661 tahun 2020, dan kegiatan lainnya.
Dia mengharapkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk saling bekerjasama dalam upaya membangkitkan perekonomian masyarakat. “Bila ada kegiatan dari Dispopar, alangkah baiknya bisa berkolaborasi dengan UMKM sehingga bisa saling mengisi, apalagi bila ada event yang mendatangkan tamu dari luar daerah, tentunya bisa menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Dia juga mengatakan kegiatan Jazz pantai kali ini bisa menjadi agenda tahunan yang diadakan di Pantai Permata. “Insya allah, akan menjadi agenda rutin,” katanya. Jazz pantai perdana ini menampilkan “Must Band” sebuah band lokal Kota Probolinggo. (antz/dispopar)
For the First Time, Mangrove Jazz Pantai is Held
For the first time, Youth, Sport and Tourism Agency (Dispopar) of Probolinggo city held “Mangrove Jazz Pantai” on Saturday (11/12) at Pantai Permata, Pilang village. It is one of effort to enliven the slumped tourism sector as the effect of Corona virus pandemic.
It is stated by the head of Dispopar, Budi Krisyanto. “It is one of our efforts to promote Pantai Permata as the tourist destination of Probolinggo city, and also to develop this area,” he said. He explained that Probolinggo municipal has proposed to provincial government in managing and developing of Pantai Permata area and it has been responded well.
Probolinggo mayor, Habib Hadi Zainal Abidin also said that Pantai Permata will be managed by the city government. “Many things has been planned for the development of Pantai Permata, and for short term plan, we will widen the entry road to Pantai Permata,” said him. He also said that some event has been held at Pantai Permata, such as camping with the media, “Teracak Gir Siring” event on 661st city anniversary, and so on.
He hoped that all regional working units will cooperate in order to raise the people’s economy. “If there were an event of Dispopar, Dispopar should be collaborated with some SMEs so they will work together, especially if it is a big event that will invite people from another region, it will drive the economy of society,” he said.
He also said this Jazz pantai will be held annually at Pantai Permata. “Insya allah, it will be a routine agenda,” he said. This first Jazz Pantai performed “Must Band”, a local band of Probolinggo city.
