
Kanigaran – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo selalu berupaya untuk melakukan pembaruan data pariwisata yang ada di Kota Probolinggo. maka, pada Kamis (14/12) Bidang Pemasaran Pariwisata pada Dispopar melaksanakan rapat koordinasi updating database pariwisata di ruang Bidang Pemasaran Pariwisata.
Dengan mengundang seluruh kepala seksi pemerintahan yang ada di kelurahan dan kecamatan, rapat ini dilaksanakan dengan beberapa sesi karena keterbatasan tempat. “Akan dilaksanakan dengan lima sesi sesuai dengan kecamatan karena ruangannya tidak terlalu luas,” kata Umi Salma, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif pada bidang PP.
Dia menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan untuk memperbarui data yang diperoleh pada tahun 2022. “Ini memang bertujuan untuk updating database pariwisata tahun 2022, dan menyusun database pariwisata tahun 2023,” tambahnya. Dia juga mengatakan bahwa untuk database yang benar harus berasal dari sumbernya langsung. “Karena setiap data pariwisata, entah itu usaha pariwisata apapun, pasti pihak kelurahan punya datanya, makanya kita langsung menyasar kelurahan untuk updating data tersebut walaupun pihak Dispopar juga melakukan survei, makanya kita crosscheck” tambahnya.

Sasaran updating database adalah usaha pariwisata yang ada di Kota Probolinggo, seperti hotel/penginapan/homestay, warung/restoran, kos-kosan, spa, jasa transportasi, agen wisata, dan lain sebagainya. “Kita lakukan crosscheck, apakah usaha tersebut masih beroperasi atau sudah mati, atau ada usaha baru yang ada disetiap wilayah kelurahan, sehingga kita mendapatkan data terbaru,” tambah Umi. Data terbaru diharapkan bisa dikumpulkan pada bulan Januari 2024. “Itu untuk dasar untuk menyusun database tahun 2024,” tutup Umi. (antz/dispopar)
