Kota Probolinggo, Jawa Timur | Indonesia

CEGAH CORONA, LAKUKAN SIDAK DI SETIAP DESTINASI WISATA

Mayangan-Virus Corona telah menjadi momok akhir-akhir ini. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pun menginstruksikan untuk mengurangi kegiatan di luar rumah, bahkan mengimbau untuk melakukan kerja dari rumah (Work From Home (WFH) dan belajar dari rumah (Learn from Home). Walaupun di Kota Probolinggo belum ditemukan kasus Covid-19, tetapi Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin pun melakukan beberapa instruksi terkait pencegahan penyebaran virus Corona seperti belajar dari rumah.

Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo pun melakukan pencegahan virus corona dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke 32 hotel/penginapan dan sembilan Daerah Tujuan Wisata (DTW) di Kota Probolinggo, seperti TSWL, Museum Probolinggo, BJBR, museum dr. Saleh, dan lain sebagainya. Dibagi dalam lima tim yang terdiri dari Dispopar, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB, Satpol PP dan Polresta Kota Probolinggo, sidak tersebut memantau ketersediaan fasilitas kesehatan yang ada di setiap DTW dalam pencegahan virus corona. Para pengelola hotel, penginapan, serta DTW diharapkan untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Saat sidak tersebut juga di pantau adanya fasilitas yang mendukung PHBS yakni diantaranya adanya tempat cuci tangan dengan air mengalir, penyediaan hand sanitizer (pembersih tangan), dan lain-lain. Selain itu, juga ditanyakan apakah DTW tersebut dilengkapi dengan fasilitas thermal gun untuk pengukuran suhu tubuh sebagai langkah awal pendeteksi corona. “Selain itu, kita juga mendeteksi kedatangan tamu dari luar negeri dan sudah berapa lama mereka tinggal di Probolinggo,” kata Suciati Ningsih, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispopar. Kepala Dispopar, Budi Krisyanto mengatakan bahwa sidak ini dilakukan berdasarkan instruksi Wali Kota Probolinggo. “Pemantauan ini berdasarkan instruksi Wali Kota kepada saya selaku kepala Dispopar untuk melakukan pemantauan terhadap hotel-hotel guna mencegah virus Corona masuk ke Kota Probolinggo,” katanya. Maka dari itu, dia mengharapkan kerjasama dari semua pihak dalam melakukan pemantauan tersebut. Dia juga mengatakan pemantauan ini juga bertujuan untuk mengetahui dampak Covid-19 terhadap angka kunjungan wisatawan di Kota Probolinggo._antz