Kota Probolinggo, Jawa Timur | Indonesia

Dispopar Adakan Makan Soto Terbanyak Versi MURI

Kanigaran – Bulan September menjadi salah satu bulan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kota Probolinggo. Karena pada bulan itulah, Kota Probolinggo memperingati hari jadinya. Tahun ini, Kota Probolinggo memperingati hari jadi yang ke-664, dan untuk memeriahkan hari jadi Kota Probolinggo, Dispopar mengadakan kegiatan “Mangan Soto Ayam Koya Bareng Wali Kota”yang direncanakan untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam kategori “Sajian Soto Ayam Koya Terbanyak” dengan 8000 porsi.

Dihadiri oleh walikota yang didampingi oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kegiatan ini juga mengundang pejabat dilingkungan Pemerintah Kota Probolinggo yakni Sekretaris daerah, para asisten dan staf ahli, para kepala OPD dan seluruh camat dan lurah se-Kota Probolinggo. selain itu, turut hadir Ari Andriani dan Sri Widayati selaku perwakilan dari MURI Jakarta. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut andil dalam terlaksananya kegiatan ini. Kegiatan ini juga menjadi bukti kekompakan kita,” kata Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin. Wali kota juga mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kuliner kota probolinggo kepada khalayak yang lebih luas. “Kuliner Probolinggo ini layak untuk dikenal dan dibanggakan,” tambahnya.

Dispopar melibatkan 27 PKL yang berjualan soto koya untuk menyediakan 8000 porsi. Tenda-tenda PKL berjejer sepanjang jalan Suroyo, mulai dari depan Paseban Sena sampai alun-alun. Dispopar menyiapkan kupon yang disebar kepada masyarakat untuk ditukar dengan soto. “Untuk pendistribusian kupon, kami serahkan kepada kecamatan, dan juga kepada instansi vertikal seperti kejaksanaan, kepolisian, pengadilan, untuk dibagikan kepada karyawannya,”jelas Sudarso, Kepala Pemasaran Pariwisata pada Dispopar.

Sri Widayati mengatakan bahwa ini bukan kali pertama Kota Probolinggo masuk dalam rekor MURI. “untuk kuliner, Pemerintah Kota Probolinggo mendapatkan penghargaan Sajian Ketan Kratok Terbanyak pada tahun 2020,” katanya. Dia mengharapkan kerjasama yang lebih baik untuk kedepannya. “Kami tunggu, prestasi-prestasi selanjutnya,” katanya seraya tersenyum. (antz/dispopar)