Mayangan – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo kembali mengadakan pelatihan bagi para pelaku wisata. Berbeda dengan pelatihan bulan lalu yang membahas tentang tata kelola wisata, kali ini pelatihan tentang manajemen homestay yang di laksanakan di Gedung Paseban Sena, Selasa (08/09).
Menurut Kepala Dispopar, Budi Krisyanto mengatakan bahwa pelatihan kali ini bermaksud untuk memberikan dan meningkatkan pengetahuan bagi anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) tentang cara mengelola dan berbagai ketrampilan dalam pengelolaan sebuah homestay. “Jadi pelatihan kali ini menyasar para calon pengelola homestay di kawasan sekitar destinasi wisata yang ada di Kota Probolinggo,” kata Budi Kris, biasa dia disapa. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk memantapkan jejaring kerjasama antar Pokdarwis.
Dengan pelatihan ini, kepala Dispopar juga berharap bahwa Pokdarwis mampu menemukenali potensi yang ada di sekitar kawasan yang dikelola. “Pokdarwis dapat menindaklanjuti pelatihan ini, dan mampu melihat potensi apakah didaerah mereka tersebut bisa didirikan sebuah homestay, misalnya di Jati Kampung Seni, atau di sekitar Pantai Permata Pilang, kira-kira berpotensi tidak untuk adanya homestay,” katanya. Dengan begitu, tujuan yang disasar tidak hanya meningkatnya jumlah wisatawan yang datang, tapi menambah lama tinggal mereka di Kota Probolinggo. “Kedepan, harapannya saat wisatawan datang, dan mengunjungi destinasi wisata di Kota Probolinggo, mereka akan tinggal di homestay-homestay tersebut sebelum melanjutkan perjalanan ke Bromo,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin saat menghadiri pembukaan kegiatan pelatihan ini. “Tanggung jawab bersama agar wisatawan tertarik datang ke Kota Probolinggo dan kerasan tinggal di Kota Probolinggo,” kata wali kota. Dia juga berharap agar Pokdarwis mampu menindaklanjuti pelatihan ini dan siap menjadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan dengan berprinsip Sapta Pesona. “Saya berharap sektor pariwisata mampu menjadi pemicu dan pemacu pemulihan perekonomian di Kota Probolinggo, untuk itu perlu peran Pokdarwis secara nyata,” tambahnya.
Pelatihan manajemen homestay ini akan berlangsung selama tiga hari sampai dengan tanggal 10 September. Diikuti 40 peserta, pelatihan ini mendatangkan narasumber dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur dan Ketua Asidewi (Asosiasi Desa Wisata Indonesia). (antz/dispopar)

