
Surabaya – Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di tingkat Kota Probolinggo telah usai. Setelah dilatih selam dua minggu, mulai tanggal 4-16 Mei, terpilih enam orang (tiga pasang) untuk maju dalam seleksi ditingkat Provinsi, untuk diuji kembali bersama kabupaten/kota lainnya.
Adalah Mohammad Yasin, Bintang Kirana, Nadha Aflah, Putri Eka N., Aulia Zahri Ramadhan, dan Eduwardus Dimas W, selaku perwakilan Kota Probolinggo dalam seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur. Seleksi dilaksanakan di Islamic Center Surabaya, Selasa (18/05). Para peserta didampingi oleh perwakilan bidang Pemuda Olahraga (PO) pada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo. Sri Indah Idayana, salah satu staf bidang PO yang menyertai menceritakan bahwa para peserta dites psikologi terlebih dahulu. “Hasil psikotes dari para peserta Kota Probolinggo bisa dibilang bagus,” katanya.
Tetapi, hal tersebut berbanding terbalik saat ujian fisik dimulai. Yana, begitu dia biasa disebut, mengatakan saat ujian fisik para peserta terlihat grogi sehingga melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang seharusnya tidak dilakukan. “Mereka terlihat tremor (gemetar) saat tes fisik, bahkan terkadang saat berbaris mereka (para peserta) melakukan kesalahan juga, seperti, kaki dan tangan yang maju bersamaan, pokoknya tidak sama saat dilatih (di Kota Probolinggo),” lanjutnya.
Dalam seleksi ini terpilih Bintang Kirana dan Aulia Zahri Ramadhan terpilih masuk dalam tim inti Paskibraka tingkat Provinsi Jawa TImur dan berhak ikut dalam seleksi Paskibraka tingkat nasional. Sedangkan Putri Eka N. dan Mohammad Yasin terpilih sebagai cadangan dalam seleksi kali ini. “Untuk seleksi nasional akan dilaksanakan pada tanggal 22 Mei dan pelaksanaan tetap di Islamic Center, Surabaya,” jelas Yana. (antz/dispopar)
