Kota Probolinggo, Jawa Timur | Indonesia

Dispopar Persiapkan Untuk Verifikasi APE

Kanigaran – Kota Probolinggo mempersiapkan untuk verifikasi lapangan untuk penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE) oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dipersiapkan untuk memenuhi segala dokumen pendukung yang menguatkan program Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG), tak terkecuali Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo. Maka, diadakan rapat internal untuk membahas hal tersebut pada hari Kamis (18/03).

Dalam rapat tersebut, Kepala Dispopar memerintahkan untuk segera melengkapi dokumen dan bukti pendukung untuk program tersebut.”Buat video keadaan TRA sekarang sebagai bukti pendukung,” katanya. Perlu diketahui, Tempat Rekreasi Anak (TRA) merupakan salah satu pembangunan sarana prasarana di sektor pariwisata yang dibuat berdasarkan program PPRG.

Menurut Kepala Sub Bagian Program pada Dispopar, Nunik Kusuma mengatakan bahwa pembangunan di TRA telah mengacu pada program PPRG. “Pada tahun 2018, kolam renang yang ada di TRA diusulkan pendangkalan, karena setelah dievaluasi ternyata pengunjung lebih banyak anak-anak, dan kedalaman kolam tidak sesuai dengan anak-anak, sehingga meminimalisir kecelakaan, misal tenggelam,” katanya. Selain kedalaman kolam, tempat duduk dan pegangan tangan saat menaiki tangga juga memperhatikan pengunjung, yang nota bene merupakan pengantar/orang tua dari anak-anak yang berenang.

Pendangkalan Kolam renang TRA menjadi salah satu program PPRG Dispopar

Tidak hanya TRA, pembangunan toilet di lapangan karapan sapi brujul pun sesuai dengan program PPRG. “pembangunan disesuaikan dengan pengunjung perlombaan sapi brujul, lebih banyak wanita atau laki-laki yang datang melihat sapi brujul,” tambahnya.

Verifikasi dijadwalkan pada hari Senin (22/03) secara online dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin. (antz/dispopar)

 

Dispopar Prepares For APE Verification

Kanigaran – Probolinggo City is preparing for field verification for the Anugerah Parahita Ekapraya (APE) assessment by the Ministry of Women’s Empowerment and Child Protection (KPPPA). All Regional Working Units (OPD) are prepared to fulfill all supporting documents that strengthen the Gender Responsive Planning and Budgeting (GRPB) program, including the Youth, Sports and Tourism Agency (Dispopar) of Probolinggo City. Therefore, an internal meeting was held to discuss this matter on Thursday (18/03).

In the meeting, the Head of Dispopar ordered to immediately complete the documents and supporting evidence for the program. “Make a video of the current state of TRA as supporting evidence,” he said. As noted, Taman Rekreasi Anak (TRA) is one of the infrastructure developments in the tourism sector which is based on the GRPB program.

According to the Head of the Program Sub Division at Dispopar, Nunik Kusuma said that the development of TRA had referred to the GRPB program. “In 2018, the swimming pool in TRA was proposed to be shallow, because after being evaluated it turned out that there were more children visitors, and the depth of the pool was not suitable for children, thus minimizing accidents, such as drowning,” he said. In addition to the depth of the pool, seats and handrails for climbing the stairs also pay attention to visitors, who are the parents of the swimming children.

Not only TRA, the construction of toilets in the Karapan Sapi Brujul (Cow Race) field is also in accordance with the GRPB program. “The development is adjusted to the visitors of karapan sapi brujul, whether it is more women or men visitors who come to see it,” she added.

The verification is scheduled on Monday (22/03) online and attended by the Mayor of Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin. (unofficial translation)