
Surabaya – Setelah tertunda beberapa saat, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata akhirnya menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tepatnya dengan Fakultas Vokasi, Rabu (18/05). Bertempat di gedung rektorat Unesa, PKS ini ditandatangani oleh Plt. Kepala Dispopar, Fadjar Poernomo dan Direktur Fakultas Vokasi Unesa, Martadi, dan juga disaksikan kepala bidang Pemasaran Pariwisata, Sudarso, kepala seksi Pengembangan Pasar dan Kerjasama, Tri Setyo Anggodo, Kepala Seksi Promosi Pariwisata, Abdul Halik dan beberapa petinggi di Fakultas Vokasi Unesa.
Menurut Tri Setyo Anggodo, kerjasama ini mengacu dari kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Probolinggo dan Unesa yang berlaku selama tiga tahun. “Kesepakatan bersama antara Pemkot Probolinggo dan Unesa berlaku mulai tanggal 25 Februari 2022 sampai dengan 25 Februari 2025, jadi berlakunya tiga tahun,” katanya. Ruang lingkup dalam kerja sama ini adalah pengembangan sumber daya manusia dan pendampingan kegiatan di bidang kepemudaan, olahraga dan pariwisata. “Jadi selain mendapatkan pendampingan pada kegaitan dibidang kepemudaan, olahraga dan pariwisata, kita bisa mengusulkan calon mahasiswa melalui jalur prestasi kepada pihak Unesa, atau menerima mahasiswa Unesa untuk magang di Dispopar,” jelasnya.
Tri, biasa dia dipanggil, juga menjelaskan bahwa tujuan dari kerja sama ini adalah untuk mewujudkan pengembangan potensi bidang kepemudaan, olahraga dan pariwisata di Kota Probolinggo. “Perjanjian Kerja Sama ini juga bermaksud sebagai dasar bagi kedua belah pihak dalam rangka pengembangan potensi dibidang kepemudaan, olahraga dan pariwisata,” katanya.(antz/dispopar)
After being delayed, Youth, Sports and Tourism Agency (Dispopar) finally signed a Cooperation Agreement (PKS) with the Vocational Faculty of Universitas Surabaya (Unesa), on Wednesday (18/05). Located in the Unesa rectorate building, this agreement was signed by Acting Head of Dispopar, Fadjar Poernomo and Director of Unesa’s Vocational Faculty, Martadi, and also witnessed by Head of Tourism Marketing department, Sudarso, Head of Market Development and Cooperation Section, Tri Setyo Anggodo, Head of Tourism Promotion Section, Abdul Halik and several officials of Unesa’s Vocational Faculty.
According to Tri Setyo Anggodo, this collaboration refers to a joint agreement between Probolinggo City Government and Unesa which is valid for three years. “The joint agreement between the Probolinggo City Government and Unesa is valid from 25 February 2022 to 25 February 2025, so it is valid for three years,” he said. The scope of this collaboration is the development of human resources and assistance for activities in youth, sports and tourism sectors. “So apart from getting assistance in activities in youth, sports and tourism sectors, we can propose outstanding high school students for getting into Unesa, or accept Unesa students for internships at Dispopar,” he explained.
Tri, as he is usually called, also explained that the purpose of this collaboration is to create the potential development of youth, sports and tourism in Probolinggo City. “This agreement is also intended as a basis for both parties in the framework of developing potential in youth, sports and tourism sectors,” he said.
