Kota Probolinggo, Jawa Timur | Indonesia

Kampung Nila, Potensi Destinasi Wisata Baru di Kota Probolinggo

 

Mayangan – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) terus memantau persiapan dibukanya kembali destinasi-destinasi wisata di Kota Probolinggo pada masa kenormalan baru (New Normal). Selain destinasi wisata yang sudah dikenal baik oleh masyarakat, Dispopar juga berupaya untuk menggali potensi destinasi wisata baru di Kota Probolinggo, salah satunya adalah Kampung Nila.

Kampung Nila merupakan salah satu titik yang berpotensi menjadi destinasi wisata pancing yang terletak di Jalan Anggrek, RT 7 RW 7 Kelurahan Sukabumi. Dikelola oleh masyarakat sekitar sendiri, kampung ini menyediakan kolam pancing yang terisi ikan nila, mujair, bandeng, dan lain sebagainya. Dilengkapi dengan fasilitas tempat parkir yang representatif dan akses masuk yang memadai, tentunya menunjang keberadaan kampung ini. Pemberian nama kampung Nila  karena masyarakat sekitar berharap nantinya kampung ini menjadi sentra pengembangbiakan ikan Nila serta sentra produksi pengolahan ikan Nila.

Sayangnya, masih banyak fasilitas penunjang yang belum tersedia. “Kedepan, rencananya akan dilengkapi dengan gazebo-gazebo untuk tempat beristirahat, dan disediakan tempat memasak, sehingga para pemancing bisa memasak ikan hasil pancingannya disini,” kata Imam, ketua RT setempat. selain itu, nantinya akan dilengkapi etalase tempat penjualan olahan nila yang diproduksi oleh masyarakat sekitar.

Selama ini, orang-orang datang untuk memancing diharuskan membayar retribusi sebesar Rp30 ribu per sekali mincing, tanpa ada batasan waktu. “Hasil dari retribusi tersebut digunakan untuk pengembangan daerah ini nantinya,” katanya. Dan ternyata, kampung ini sudah cukup terkenal dikalangan pemancing dalam satu tahun terakhir ini.

Selasa (23/06), kepala Dispopar beserta rombongan mendatangi kampung tersebut dalam rangka mencari lokasi untuk lomba mancing yang akan diadakan segera.. “Kami mengecek lokasi, apakah kampung ini layak untuk dijadikan tempat lomba, bagaimana kesiapan dan akses untuk masuk ke lokasi lomba,” kata Budi Krisyanto kepala Dispopar Kota Probolinggo. Lomba mancing ini diadakan untuk memperlihatkan bahwa sektor pariwisata siap untuk menyambut masa kenormalan baru. “Selain kampung Nila, lokasi yang menjadi pertimbangan untuk lomba mancing adalah pantai permata,” katanya.(antz/dispopar)