Karapan Sapi Brujul
Karapan Sapi Brujul menjadi ikon wisata Kota Probolinggo, sebagai daya tarik bagi para wisatawan dan para pecinta fotografi. Sapi Brujul merupakan bentuk atraksi yang sangat unik, yang merupakan bagian dari aktifitas ritual panen padi bagi masyarakat di Kota Probolinggo. Yaitu sebagai perwujudan rasa syukur kepada Tuhan YME atas panen raya yang telah dilakukan.
Karapan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi berbagai kalangan masyarakat, baik masyarakat yang ada di desa maupun perkotaan. Dengan semakin berkembangnya dan upaya untuk pelestarian seni budaya khas Kota Probolinggo, Karapan Sapi Brujul telah menjadi agenda rutin tahunan dari Pemerintah Kota Probolinggo dan Propinsi Jawa Timur, yaitu dengan menyelenggarakan kegiatan tersebut 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu pada saat Even Semipro (Seminggu di Kota Probolinggo) dan Hari Jadi Propinsi Jawa Timur.
Pada tahun 2018, dalam memperingati Hari Jadi Propinsi Jawa Timur yang ke-73, kegiatan karapan pada tahun 2018 ini akan diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Wilayah V (Bakorwil) Jember, Pemerintah Propinsi Jawa Timur, bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Pemerintah Kota Probolinggo, yang direncanakan akan digelar pada Hari Minggu, 11 November 2018, dengan lokasi di Lapangan Karapan Sapi Brujul, Jl. KH. Syafi’i, Jrebeng Kidul, Kota Probolinggo. Dimeriahkan dengan Lomba Foto Nasional on the Spot Nasional yang diselenggarakan oleh Prajurit Pecinta Photography (P3) yang bekerjasama dengan Paguyuban Minak Djinggo Kota Probolinggo.
Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp. 50.000, dengan total hadiah yang diperebutkan dalam lomba foto sapi brujul yaitu Juara 1: Rp. 5.000.000, Juara 2: Rp. 2.000.000, Juara 3: Rp. 1.500.000, Juara Harapan 1: Rp. 700.000, Juara Harapan 2: Rp. 500.000 dan Juara Harapan 3: Rp. 300.000.

