Kota Probolinggo, Jawa Timur | Indonesia

KOTA PROBOLINGGO SIAP BEKERJA SAMA SE-BAKORWIL V JEMBER

Mayangan – Pemerintah Kota Probolinggo mendapat kehormatan. Kemarin, (01/10) Pemerintah Kota Probolinggo berkesempatan menjadi tuan rumah dalam rapat koordinasi yang diadakan oleh Badan Koordinasi Wilayah V Jember. Dalam rapat koordinasi melalui aplikasi zoom tersebut dibahas tentang kemungkinan kerjasama di bidang Pengembangan Potensi Industri Pariwisata dan Pengembangan Transportasi Wisata yang mencakup seluruh Kabupaten/Kota yang masuk dalam wilayah Bakorwil V Jember. Hal tersebut bermula dari  koordinasi yang dilakukan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo dengan Bakorwil V Jember terkait mekanisme kerjasama dengan dinas terkait di enam kabupaten se-Bakorwil V Jember.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi sangat mengapresiasi kegiatan ini. Apalagi, pemulihan perekonomian Indonesia akibat pandemi Covid-19 menitikberatkan pada pariwisata domestik. “Beberapa langkah Disbudpar Jatim dalam menggerakkan sektor pariwisata dan MICE di Jawa Timur diantaranya adalah mendorong usaha pariwisata dalam menerapkan protokol kesehatan, fokus menggerakkan wisatawan nusantara dan membangkitkan industri MICE di Jawa Timur,” kata Sinarto, Kepala Disbudpar Jawa Timur.

Dalam rapat koordinasi tersebut disetujui bahwa setiap kabupaten/kota akan mengusulkan potensi wisata yang akan dikoneksikan dan dijadikan satu paket wisata dengan kabupaten/kota lainnya. Kerjasama ini juga sangat didukung oleh kabupaten yang selama ini hanya dijadikan jalan lintasan. “Di Kabupaten Situbondo tidak hanya ada pantai Pasir Putih, tapi juga ada Kampung Kerapu, dan Desa Wisata Blekok,” kata perwakilan kabupaten Situbondo. “Setiap potensi wisata itu nanti akan dipresentasikan pada rapat lanjutan yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 13-14 Oktober di Kabupaten Bondowoso,” kata kepala Bakorwil, Tjahjo Widodo.

Wali Kota Probolinggo yang diwakili oleh Staf Ahli bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Budi Krisyanto mengatakan bahwa pariwisata merupakan sektor yang mengalami dampak mendalam selama pandemi. “Selama pandemi, jumlah wisatawan menurun dan juga berpengaruh pada tenaga kerja dan penurunan PAD (Pendapatan Asli daerah) yang terpengaruh oleh penurunan okupansi hotel,” katanya. Dia menambahkan bahwa perlu terobosan baru untuk meningkatkan jumlah wisatawan domestik, maka dari itu dia sangat berharap dengan adanya kerjasama pariwisata antar kabupaten/kota se-Bakorwil V Jember. “Kota Probolinggo siap untuk menjadi tuan rumah dalam penandatanganan kerjasama pariwisata dan perhubungan ini,” lanjutnya. (antz/dispopar)