
Mayangan – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo terus berupaya untuk meningkatkan keinginan masyarakat untuk tidak takut berwisata walau hanya didalam Kota Probolinggo saja. Maka, bersamaan dengan peringatan Hari Nusantara tanggal 13 Desember Dispopar merencanakan untuk mengadakan serangkaian kegiatan yang bisa menarik pengunjung. Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi dengan berbagai pihak yang akan terlibat di aula pertemuan Dispopar, Rabu (04/11).
Dalam kegiatan tersebut, terdapat beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan, diantaranya lomba mural tiga dimensi bagi pelajar/umum, gelar UKM, festival sego jagung dan ketan kratok, festival ikan bakar/ikan asap, dan slulup bareng (berendam di laut). “Kegiatan ini dinamakan “Cinta Bahari, Wisata Mayangan Oke”, dan direncanakan diadakan selama dua hari,” kata Kepala Dispopar, Budi Krisyanto.
Pihak UPT Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan selaku pengelola kawasan yang akan dijadikan tempat pelaksanaan kegiatan tersebut sangat menyambut baik rencana kegiatan tersebut. “Secara garis besar, kami tidak ada masalah dengan rencana kegiatan ini. Dinding yang direncanakan untuk lomba mural pun masih bisa dimanfaatkan dan tidak merubah fungsi,” kata Arif selaku perwakilan UPT PPP Mayangan. Dia juga menambahkan bahwa ada 45 petak dinding yang bisa dijadikan media mural. “Untuk pameran UKM, bisa dilakukan didepan gedung aula, tempatnya cukup representatif,” lanjutnya. Dengan kegiatan tersebut dia berharap bisa meningkatkan kunjungan ke kawasan PPP Mayangan. “Sesuai dengan arahan gubernur, kita harus bisa mengembangkan potensi wisata bahari,” tambahnya.

Menurut Budi, kegiatan ini dimaksudkan sebagai media untuk meningkatkan rasa cinta bahari dan rasa memiliki Pantai Mayangan. “Dan kegiatan ini selain bertujuan untuk ikut menyemarakkan Hari Nusantara, juga untuk menggalang kebersamaan, mempromosikan Pantai Mayangan sebagai destinasi wisata yang ramah lingkungan dengan menganut BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Aman) sehingga tidak ada kekhawatiran untuk berkunjung ke Pantai Mayangan,” katanya. Hasil mural nantinya juga diharapkan bisa menarik minat masyarakat untuk berkunjung dan menjadi spot foto menarik.
Selain Dispopar dan UPT PPP Mayangan, kegiatan ini melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, KSOP, Pelindo, dan komunitas masyarakat. (antz/dispopar)
