Kota Probolinggo, Jawa Timur | Indonesia

RAKOR HARI JADI, BANYAK AGENDA KEGIATAN

Mayangan – Tahun ini Kota Probolinggo akan berumur 661 tahun. Walau dalam kondisi terbatas dalam situasi pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Probolinggo berencana memperingati hari jadi yang jatuh pada tanggal 4 September dengan sederhana. Hal tersebut terlihat dalam rapat koordinasi peringatan hari jadi Kota Probolinggo ke-661 tahun yang diadakan di Puri Manggala Bhakti, Rabu (26/08).

Diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, dan kelompok masyarakat, rapat tersebut dipimpin oleh Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, Paeni. Dalam paparannya, Kepala Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo Budi Krisyanto merencanakan beberapa kegiatan diantaranya “mangan bareng sego jagung” secara virtual, lomba membuat vlog antar OPD dan umum, talkshow Forkopimda di radio Suara Kota, Silaturahmi bayi yang lahir tepat pada tanggal 4 September, tampilan kesenian yang disiarkan secara live streaming,  launching rumah ibadah tangguh, dan lain sebagainya.

Selain kegiatan diatas, ada kegiatan yang menjadi usulan dari kelompok masyarakat. “Kami mengusulkan ada pameran UMKM (Usaha Mikro, Kecil Menengah), lomba burung berkicau, dan lomba sepeda santai,” kata perwakilan kelompok UMKM tangguh. Selain itu, kelompok kerapan sapi “Djojolelono” juga ingin memeriahkan peringatan hari jadi Kota Probolinggo dengan mengadakan kerapan sapi brujul. “Kami ingin mengadakan kerapan sapi brujul dengan 40 peserta khusus dari Kota Probolinggo saja,” perwakilan kelompok Djojolelono.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Kepala Polresta Probolinggo, Teguh Santoso mengingatkan bahwa situasi saat ini masih dalam keadaan pandemi. “Pandemi masih berlangsung, alangkah lebih baik untuk mempertimbangkan lagi kegiatan yang dapat menarik kerumunan massa,” tegas polisi yang berpangkat Kompol tersebut. Selain itu, dia juga menegaskan bahwa setiap kegiatan harus mengantongi surat rekomendasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Probolinggo.

Selaku pimpinan rapat, Paeni memutuskan untuk melaporkan hasil rapat kali ini kepada wali kota Probolinggo. “Nanti, saya didampingi kepala Dispopar akan melaporkan hasil rapat ini kepada wali kota, dan meminta petunjuk, kegiatan mana saja yang bisa dilakukan dalam rangka memperingati hari jadi tahun ini,” tutupnya. (antz/dispopar)