
Kanigaran – Dibawah kepemimpinan Habib Hadi Zainal Abidin, Pemerintah Kota Probolinggo selalu mengadakan kegiatan refleksi. Dalam kegiatan tersebut, akan disebutkan pencapaian-pencapaian dan juga hal-hal yang akan dicapai ditahun mendatang. Begitu juga dengan tahun ini. Refleksi kepemimpinan tahun ini lebih spesial karena ini menjadi tahun terakhir kepemimpinan Habib Hadi Zainal Abidin. Untuk kegiatan refleksi kali ini dibagi dua, pada tanggal 16-18 Desember yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (DKUP) sedangkan untk Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) akan memotori rangkaian kegiatan refleksi pada tanggal 20-21 Desember.
Konsep yang diusung oleh Dispopar adalah hiburan untuk masyarakat, selama dua hari tersebut masyarakat akan disuguhi berbagai hiburan. Walaupun tampilan akan dimulai setelah isya, masyarakat telah memenuhi alun-alun pada sore hari. Hari pertama diisi dengan musik dangdut dengan penyanyi-penyanyi regional Jawa Timur seperti Wandra, Ivha Berlian, Rency Renata, Nanda Putri dan Ghea Barbie. Selain itu juga diramaikan oleh tampilan perkusi yang memukau. Lagu-lagu yang lagi hits seperti Taman Curug, Santri Pekok, Cundamani, Kelangan, Nemen, Pamer Bojo, dan masih banyak lainnya.
Hari kedua lebih ramai lagi. Hal tersebut dikarenakan penampil kali ini adalah Wali Band, salah satu band besar yang ada di Indonesia. Saat First Line Band, sebagai pembuka dari acara malam itu, para penonton sudah terlihat berkerumun disekitar panggung dan berjoged mengikuti irama lagu. Tibalah saat Wali Band, disambut dengan gempita penonton yang didominasi oleh kalangan muda. Lagu-lagu hits Wali Band yang dibawakan pada malam itu seperti Nenekku Pahlawanku, Bukan Bang Toyib, Emang Dasar, Cari Berkah, Ada Gajah Dibalik Batu, dan beberapa lainnya. Para penonton pun ikut bernyanyi yang tentunya sudah familiar dengan lagu-lagu tersebut.

Wali Kota Probolinggo, yang hadir pada malam tersebut juga terlihat menikmati dan puas dengan pertunjukan malam itu, karena mampu menghibur masyarakat Kota Probolinggo. Wali kota didampingi oleh Forkopimda, sekretaris daerah, para asisten, staf ahli, kepala OPD, dan juga camat dan lurah sekota Probolinggo. Wali kota sangat berterima kasih kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan kali ini. “Dibutuhkan dukungan dari semua sektor untuk menciptakan pariwisata yang kreatif dna inovatif sehingga mampu menciptakan Kota Probolinggo yang mengesankan sesuai dengan branding Kota Probolinggo, Impressive Probolinggo City,”,katanya. (antz/dispopar)
