Kota Probolinggo, Jawa Timur | Indonesia

Tingkatkan pelayanan, Dispopar Lakukan Studi Tiru

Kanigaran – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas baik Sumber Daya Manusia (SDM) ataupun pelayanannya. Dispopar pun tak segan untuk belajar didaerah lain tentang hal tersebut. Maka dari itu, Dispopar mengadakan studi tiru ke Kabupaten Situbondo pada Jum’at-Sabtu (29-30/09) kemarin.

Rombongan Dispopar yang dipmpin oleh Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Sudarso diterima dengan baik oleh Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata, Permuda dan Olahraga Kabupaten Situbondo, Dhian Pramusinta Eka Siwi. Dalam pertemuan tersebut membahas tentang beberapa permasalahan diantaranya cara Disparpora Kabupaten Situbondo bisa meraih tipe A, bagaimana pengelolaan destinasi wisata di Kabupaten Situbondo dan sebagainya.

Berbeda dengan Dispopar, Disparpora Kabupaten Situbondo terdiri dari empat bidang. “Disini (Disparpora) dibagi menjadi empat bidang, yaitu bidang pariwisata, bidang pemuda, bidang olahraga dan bidang ekonomi kreatif, dan untuk anggaranpun kita sangat berbeda,” kata Sudarso.

Pada hari kedua, tanggal 30 September, rombongan Dispopar mengunjungi obyek wisata Kampung Blekok sebagai tujuan refensi pengembangan wisata pantai. Rombongan Dispopar diterima oleh ketua pengelola dari Kampung Blekok, Kholid Maulana. Dia pun menceritakan bahwa Kampung Blekok merupakan wisata mangrove yang sudah dilengkapi dengan penginapan. “Untuk pembangunan di kawasan Kampung Blekok menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup, Disparpora hanya bertugas untuk mempromosikan destinasi wisata tersebut,” kata Kholid. Dia juga menambahkan bahwa harga tiket masuk pun dibagi antara pihak pemerintah dan pengelola. (antz/dispopar)