Kota Probolinggo, Jawa Timur | Indonesia

Wali Kota Harapkan Sinergi dengan Pelaku Pariwisata

Kanigaran – “Keberhasilan bukan semata karena upaya pemerintah, tetapi karena kekompakan dan kesadaran dari semua elemen masyarakat. Pemerintah berkomitmen untuk selalu berupaya meningkatkan sumber daya manusia, maka dengan sinergi yang bagus akan terwujud destinasi wisata yang menarik.” Begitulah perkataan dari Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Arifin saat pembukaan Pelatihan Tata Kelola, Bisnis dan Pemasaran  Destinasi wisata yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo  pada Senin (09/08) di Paseban Sena.

Wali kota juga mengatakan bahwa menjadi tantangan bagi seluruh masyarakat dan juga pemerintah untuk bisa merubah kawasan yang kumuh menjadi tempat yang menarik dan diminati untuk dikunjungi. “Maka, ayo bergandengan tangan, berkolaborasi untuk mewujudkan semua itu. Anda semua menjadi motor dalam mengembangkan pariwisata, harus ada komitmen dan konsisten untuk terus menerus melakukan perbaikan,” katanya.

Wali kota juga mengharapkan setiap kegiatan harus melibatkan UMKM dan pelaku usaha asli dari Kota Probolinggo. “Insya allah bulan Oktober, ada kapal pesiar yang mau bersandar, UMKM dan jasa usaha pariwisata kita harus ikut andil, jangan mengambil dari luar daerah,” tambahnya.

Pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari pengelola destinasi wisata, Pokdarwis, dan pondok pesantren. Pelatihan ini mendatangkan narasumber Andi Yuwono dari Asosiasi Desa Wisata Indonesia (Asidewi), Sri Endah Nurhidayati dari Universitas Airlangga Surabaya, dan M. Jalal selaku Ketua Komisi I DPRD Kota Probolinggo.

Plt. Kepala Dispopar, Fadjar Poernomo mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pelaku usaha pariwisata. “Untuk menguatkan fundamental para pelaku usaha wisata yang berjuang untuk menjaga kestabilan pariwisata di Kota Probolinggo,” tambahnya. (antz/dispopar)

 

“The success is not just government’s effort, but it comes from our solidarity and awareness of all society. The government commits to improve our human resources, so we can create an interesting tourist destination if we have a good synergy. That was said by Probolinggo mayor, Habib Hadi Zainal Abidin at the opening of Workshop of Management, Business and Tourist Destination Marketing which was held by Probolinggo city Youth, Sport and Tourism Agency on Monday (09/08) at Paseban Sena hall.

The mayor said it is new challenge for society and government to change a slum area to be an interesting place to visit. “So, let us hand in hand, let us collaborate to make it real. All of you are the actor in developing tourism, we need a commitment and consistency in improvement,” he said.

The mayor also hoped that all events must involve SMEs and businessmen of Probolinggo city. “Insya Allah in October, there are cruises coming here, our SMEs and tourism businessmen should involve in it, do not let other region’ SMEs to take part in it,” he added.

This workshop which will be held for three days was attended by 40 participants including tourist destination managers, Tourism Awareness Group (Pokdarwis), and Islamic boarding school. The speakers of this workshop were Andi Yuwono from Asosiasi Desa Wisata Indonesia (Asidewi/Tourism Village Association), Sri Endah Nurhidayati from Airlangga University Surabaya, dan M. Jalal as the chairman of commission I of Probolinggo city Legislative council. (unofficial translation)