Kota Probolinggo, Jawa Timur | Indonesia

Wali Kota Inginkan Homestay yang Nyaman

Kanigaran – Sektor pariwisata menjadi industry jasa yang memberikan kontribusi besar dan memiliki peran yang strategis dalam pembangunan perekonomian daerah. Karena itulah, perlu kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan pariwisata. Hal tersebut menjadi salah satu hal yang ditekankan oleh Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin.

Hal tersebut diungkapkan dalam sambutan pembukaan pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay/Pondok Wisata yang diadakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo, Selasa (21/06). dalam sambutannya, Wali kota mengharapkan masyarakat khususnya pengelola homestay agar mampu menciptakan kenyamanan bagi para pengunjung. “Kita harus menyiapkan diri untuk menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung,” katanya.

Dia juga mengharapkan ketersediaan homestay yang layak bila ada event besar yang diadakan di Kota Probolinggo, seperti pada Kejurprov taekwondo awal tahun ini. “Pada tahun 2023 nanti, saya mengimbau KONI agar semua cabang olahraga mengadakan event di Kota Probolinggo, tolong dipersiapkan homestay yang layak dan nyaman,” harapnya. Dia juga mengharapakan agar pihak homestay bekerjasama dengan UMKM. “Ekonomi kreatif harus dipadukan dengan homestay, sehingga perekonomian berputar,” katanya.

Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari di Bale Hinggil, dan diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari 35 orang perwakilan Pokdarwis dan 5 orang perwakilan pondok pesantren. “Selama dua hari peserta diberikan materi pelatihan, sedangkan pada hari terakhir para peserta diajak untuk studi lapangan di Kampung Blekok, Situbondo,” kata Plt. Kepala Dispopar, Fadjar Poernomo.

Dia juga mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi pengelola usaha homestay agar lebih professional dan berkualitas dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan. “Peserta diharapkan mengetahui karakteristik standar pelayanan dan pengelolaan homestay yang professional,” katanya. dalam pelatihan ini, Dispopar mendatangkan narasumber dari East Java Ecotourism Forum. (antz/dispopar)

The tourism sector is a service industry that makes a major contribution and has a strategic role in regional economic development. For this reason, collaboration between the government and the community is needed in developing tourism. This became one of the main points of Probolinggo Mayor, Habib Hadi Zainal Abidin.

This was stated in the opening remarks of the Homestay Management training held by the Youth, Sports and Tourism agency (Dispopar) of Probolinggo City, on Tuesday (21/06). In his remarks, the mayor hopes that the community, especially homestay managers, will be able to make visitors feel comfortable. “We must prepare ourselves to be good hosts and provide comfort for visitors,” he said.

He also hopes there are more available homestay if there is a big event in Probolinggo City, such taekwondo regional tournament early this year. “In 2023, I urge KONI to hold events for all sports in Probolinggo City, please prepare the good and comfortable homestays,” he hoped. He also hopes that it will cooperate with SMEs. “The creative economy must be integrated with homestays, in order to move the local economy,” he said.

This training was held for three days at Bale Hinggil, and was attended by 40 participants consisting of 35 Pokdarwis representatives and 5 Islamic boarding school representatives. “For two days the participants were given training materials, while on the last day the participants were invited for a field study in Blekok Village, Situbondo,” said ActingHead of Dispopar, Fadjar Poernomo.

He also said that this training aims to improve the knowledge and competence of homestay managers to make them more professional and more qualified in providing services to tourists. “Participants are expected to know the characteristics of service standards and professional homestay management,” he said. The speakers in this training are from the East Java Ecotourism Forum. (unofficial translation)