
Kanigaran – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo secara mendadak dikunjungi oleh Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin pada hari Jum’at (28/01). Sebelumnya, wali kota menyampaikan dalam pesan singkat yang dikirim dalam grup percakapan dinas bahwa dia akan datang mengunjungi Dispopar untuk melakukan diskusi santai.
Tak lama, wali kota pun datang, dan hanya didampingi oleh ajudan pribadi. wali kota langsung memasuki aula Dispopar dan langsung melakukan diskusi dengan para pejabat di lingkungan Dispopar. Ternyata, wali kota ingin mendiskusikan tentang rencana kegiatan Dispopar yang akan dilakukan pada tahun 2023. “Rencana apa yang akan dilakukan Dispopar, punya ide apa, nanti kita fasilitasi,” katanya.
NuniK Kusuma A., kepala sub Bagian pada Dispopar akhirnya menjelaskan bahwa Dispopar telah menyusun kalender event 2023 yang terdiri dari usulan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kelurahan dan juga rencana kegiatan Dispopar. “Semua sudah tersusun, dan sudah maju, tinggal menunggu persetujuan dari wali kota, maka kami akan menyebarkannya kepada OPD sebagai acuan bahwa mereka bisa melaksanakan kegiatan tersebut,” jelasnya.
Dalam kalender event 2023 tersebut, terdapat lebih banyak kegiatan dibanding tahun sebelumnya. Dalam rencana tersebut juga terdapat beberapa ide dari Budi Krisyanto, kepala Dispopar yang tahun kemarin pensiun. “Selain itu juga kegiatan dari OPD dan kelurahan sebagai bukti dukungan dari seluruh OPD untuk optimalisasi pariwisata,” tambahnya.
Seperti diketahui, pariwisata merupakan salah satu sector andalan untuk mampu membangkitkan kembali perekonomian masyarakat yang terpuruk karena pandemi covid-19. Dan untuk itu, Dispopar diharapkan mampu menghidupkan kembali pariwisata di Kota Probolinggo dengan berbagai kegiatan yang mampu menarik minat masyarakat untuk datang dan berkunjung ke Kota Probolinggo. (antz/dispopar)
The Probolinggo City Youth, Sports and Tourism Agency (Dispopar) was suddenly visited by the Mayor of Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin on Friday (28/01). Previously, the mayor said in a short message sent in the official conversation group that he would come to visit Dispopar for a casual discussion.
Not long after, the mayor came, and was only accompanied by a personal aide. The mayor immediately entered the Dispopar hall and immediately held discussions with officials of Dispopar. Apparently, the mayor wanted to discuss Dispopar’s plan which will be held in 2023. “What plans Dispopar will do, what ideas you have, we will facilitate it,” he said.
Nunik Kusuma, the head of the sub-section at Dispopar finally explained that Dispopar had compiled a 2023 event calendar consisting of proposals from all Regional Working Units (OPD), villages and also Dispopar plans itself. “Everything has been arranged, we are just waiting for approval from the mayor, then we will pass it on to the OPD as a reference that they can carry out these activities,” she explained.
In the 2023 event calendar, there are more activities than previous year. The plan also includes several ideas from Budi Krisyanto, the head of Dispopar who retired last year. “In addition, the activities of the OPD and the villages are evidence of support from all OPDs for optimizing tourism,” she added.
As is known, tourism is one of the main sectors to be able to revive the economy of people who have fallen due to the COVID-19 pandemic. And for that, DIspopar is expected to be able to revive tourism in Probolinggo City with various activities that are able to attract people’s interest to come and visit Probolinggo City.
