Dispopar Adakan Pembinaan UJP

Kanigaran – Usaha Jasa Pariwisata (UJP) menjadi salah satu rekan dalam mengembangkan sektor pariwisata di Kota Probolinggo. UJP juga ujung tombak dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan, dan sangat diharapkan memberikan kepuasan bagi siapapun yang dilayani. Apalagi saat ini sektor pariwisata merupakan sektor unggulan dan menjadi prioritas pemerintah selain infrastruktur. Maka, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo melakukan pembinaan kepada UJP yang ada di Kota Probolinggo, Kamis (17/11) di Paseban Sena.

“Pembinaan kali ini lebih diutamakan kepada pemilik travel dan biro perjalanan di Kota Probolinggo,” kata Plt. Kepala Dispopar, Fadjar Poernomo. Dia mengatakan bahwa wisatawan pasti mencari jasa perjalanan pariwisata yang ada di daerah untuk merencanakan suatu perjalanan wisata terkait dengan pelayanan dan akomodasi selama perjalanan. “Maka dapat diketahui bahwa pentingnya keberadaan suatu usaha jasa perjalanan wisata dalam industry pariwisata,” katanya.

Dia juga menjelaskan bahwa pemerintah telah membuat standar usaha jasa perjalanan wisata untuk memberikan perlindungan dan keamanan kepada wisatawan. “Serta meningkatkan kualitas pelayanan jasa perjalanan wisata melalui peraturan menteri pariwisata dan Ekraf Republik Indonesia nomor 8 tahun 2014 tentang standar usaha jasa perjalanan wisata,” tambahnya.

Pembinaan yang diikuti oleh 40 peserta ini bertujuan agar para pengelola usaha dapat memberikan pelayanan yang baik dan memuaskan dalam hal kualitas, kebersihan serta penerapan sikap sapta pesona kepada konsumen agar dapat memberikan kesan yang mendalam kepada wisatawan. kegiatan ini mendatangkan narasumber dari Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Himpunan Pramu Wisata Indonesia (HPI) provinsi Jawa Timur dan DPMPTSP dan Naker Kota Probolinggo. (antz/dispopar)

Tourism business (UJP) is one of government partner in tourism development in Probolinggo city. UJP was the first front liner in giving services to tourists, and make them satisfied for the services. Especially tourism sector is the government priority sector except infrastructure sector. So, Youth, Sport and Tourism Agency (Dispopar) of Probolinggo city gathered UJP of Probolinggo city, on Thursday (17/11) at Paseban Sena hall.

“This gathering is more preferred to travel owners and travel bureau in Probolinggo city,” said Acting head of Dispopar, Fadjar Poernomo. He said that tourists will find local travel bureau in planning their tour related to accommodation. “So, we can conclude how the importance of travel bureau in tourism industry,” he said.

He also explained that government has made standard of travel bureau in giving protection and security for tourists. “And also to improve the quality of tourism service through regulation of tourism and creative economy ministry number 8 of 2014 on the standard of tourism service,” he added.

This gathering which was attended by 40 people aimed travel bureau will give best service in terms of its quality, cleanliness and the implementation of seven charms (sapta pesona) so the tourist will get deep impression when coming to Probolinggo city. The speakers of this event were from East Java government Tourism Agency, East Java Himpunan Pramu Wisata Indonesia (HPI/Indonesian Tourist Guide Association) and DPMPTSP of Probolinggo city. (unofficial translation)

×

Apakah anda mempunyai pertanyaan?

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp atau mengirim email kepada kami dispopar@probolinggokota.go.id

× Apa yang bisa kami bantu?