Kapal Pesiar Kembali Bersandar di Kota Probolinggo

Kanigaran – Setelah dua tahun berlalu, akhirnya kapal pesiar bersandar di Kota Probolinggo. pada tahun 2022 ini, terdapat dua kapal pesiar yang mendarat di Kota Probolinggo. Pada tanggal 21 September lalu, terdapat 40 penumpang kapal pesiar “Le Laperouse” yang mengikuti kegiatan Probolinggo city tour. Sedangkan pada bulan November (21/11), kapal pesiar “Le Laperouse Ponant yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Tembaga, dari 63 penumpang, terdapat 20 penumpang yang melakukan city tour di Kota Probolinggo.

Dalam city tour selama 4,5 jam tersebut, para wisatawan diajak berkeliling Kota Probolinggo dan mengunjungi destinasi wisata unggulan yang ada di Kota Probolinggo. Turun dari kapal, mereka langsung dibawa ke klenteng “Sumber Naga”. Setelah melihat-lihat klenteng selama tiga puluh menit, para wisatawan akan dibawa ke Gereja Merah dengan menggunakan becak. Setelah itu, mereka akan disambut oleh tari-tarian khas, dan disuguhi oleh makanan khas Kota Probolinggo di Museum Probolinggo. mereka masih melanjutkan perjalanan ke pasar tradisional dan melihat UKM  di Kota Probolinggo. “Banyak dari penumpang yang langsung naik ke Bromo, tapi ada juga yang ikut city tour, karena kapalnya kan hanya bersandar, nanti sore mereka akan melanjutkan perjalanan lagi,” kata Sudarso, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata pada Dispopar.

Dia juga menambahkan bahwa hal ini bisa menjadi permulaan yang baik bagi pariwisata Kota Probolinggo. “Seperti kita ketahui, sebelum Covid, kedatangan kapal pesiar sudah menjadi agenda rutin di Kota Probolinggo, semoga dengan kedatangan kapal pesiar tahun ini, dapat menjadi angin segar bagi sektor pariwisata di Kota Probolinggo,” katanya.

Christina, salah satu wisatawan yang berasal dari Portugal mengatakan sangat antusias mengikuti city tour di Kota Probolinggo. “It’s nice here, it has warm people,” katanya. Dia juga mengatakan ini merupakan kunjungan pertamanya ke Kota Probolinggo. (antz/dispopar)

After two years, the cruise finally arrived in Probolinggo city. On 2022, there are two cruise ships that docked in Probolinggo. On 21st September, there were fourty passengers of “La Laperouse” cruise who took part in Probolinggo City program. Meanwhile, on 21st November, “La Laperouse Ponant” has docked at Tanjung Tembaga port. Of 63 passengers, there were 20 passengers took part in Probolinggo city tour.

In 4,5 hours of city tour, tourists will take to visit the tourist destination of Probolinggo city. Off the boat, they will go to “Sumber Naga” temple for thirty minutes, and they continue their visit to “Gereja Merah (Red Church)” by pedicab. Then, they will be welcomed by local dances and local culinary at Probolinggo Museum. They will continue to traditional market and local SMEs. “There are many passengers that go to Mount Bromo, but some of them take part in city tour since the cruise is only docked, they will sail to Surabaya in the afternoon,” said Sudarso, the head of Tourism Marketing Department of Dispopar.

He also claimed that it is a good beginning for Probolinggo city tourism. “As we know, before Covid pandemic, the arrival of cruises is a routine agenda of Probolinggo city, and this year will be a good beginning for tourism sector of Probolinggo city,” he said.

Christina, one of tourist who comes from Portugal said that she is so enthusiast joining city tour of Probolinggo. “It’s nice here, it has warm people,” she said. She also said that it is her first time coming to Probolinggo city. (unofficial ytanslation)

×

Apakah anda mempunyai pertanyaan?

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp atau mengirim email kepada kami dispopar@probolinggokota.go.id

× Apa yang bisa kami bantu?